shadow

Membentuk Karakter Islami Dengan SPT


JANTHO-ACEH BESAR : Dr. Silahuddin, M.Ag salah satu aktor sentral dalam pelaksanaan Program Sistim Pendidikan Terpadu (SPT). Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar serta jajarannya ini mendapat dukungan penuh dari Bupati Aceh Besar, Ir. Mawardi Ali dan Wakil Bupati Tgk. H. Husaini Abdul Wahab serta tokoh-tokoh pendidikan di Aceh Besar terkait pelaksanaan Sistim Pendidikan Terpadu.

Mengemban tugas berat serta amanah, Dr. Silahuddin bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pendidikan Dayah, Dinas Syari’at Islam, Majelis Pendidikan Daerah (MPD), dan stakeholder lainnya guna mewujudkan cita-cita pemimpin Aceh Besar untuk melahirkan generasi yang kuat, serta tidak meninggalkan generasi masa depan yang lemah iman, lemah pengetahuan, dan lemah ekonomi.

Dr. Silahuddin yang diwawancari mengatakan, ‘’Dengan memasukkan Program Beasiswa Tahfizul Quran pada SMP Negeri 3 Al Fuzul Kabir Kota Jantho merupakan aktualisasi program SPT yang saat ini dijalankan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, program ini telah diluncurkan oleh Bupati Aceh Besar, Ir. Mawardi Ali di Kompleks Masjid Agung Al Munawwarah Kota Jantho’’.

Menurutnya, program beasiswa tahfidzul quran ini merupakan bagian awal dari program menciptakan  Satu Gampong Satu Hafidz. Namun untuk tahap awal ini beasiswa diterima oleh 100 santri utusan gampong di Aceh Besar, dan akan bertambah setiap tahunnya.

Silahuddin menambahkan, ‘’Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berupaya menjadikan Kota Jantho sebagai Kota Pendidikan dengan Penambahan program pada Pesantren Al Fauzul Kabir akan disertai dengan penambahan guru dan peningkatan kualitas lembaga pendidikan tersebut maka, Jantho akan menjadi Kota Pendidikan, Karena di sini juga sudah ada Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI-Aceh) dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang sedang dalam proses,” ungkap Silahuddin.

‘’Sistem Pendidikan Terpadu termasuk kedalamnya program Beasiswa Tahfidz Quran di Pesantren Al Fauzul Kabir, merupakan sarana mewujudkan visi dan misi Pemkab Aceh Besar, demi terciptanya generasi masa depan yang kuat, bukan meninggalkan generasi masa depan yang lemah pengetahuan, iman, dan lemah ekonomi’’.

‘’Target akhir yang diharapkan adalah generasi masa depan memiliki karakter islami yang didapat tidak hanya dari transfer ilmu, tetapi juga transfer nilai. Target lainnya adalah meningkatnya minat membaca Alquran dan membaca buku pengetahuan lainnya, serta siswa nantinya mampu mengembangkan kompetensi diri dalam menganalisis dan berkomunikasi (otak cesdas dan berhati lembut)'', kata Dr. Silahuddin.

Share

Related

Komentar